Pages - Menu

Jumat, 30 Januari 2026

Quranic Law of Attraction by Rudin S. Rauf

Saya kira akan mendapatkan ilmu baru tapi ternyata apa yang diajarkan dan saya yakini selama ini sudah benar, terkonfirmasi oleh buku ini. Buku ini menjelaskan cara kerja doa. Biasa terlihat ketika orang berdoa biasanya mengangkat tangan menadah, dan mengucapkan permintaannya. Setelahnya, menunggu permintaan dikabulkan, persis apa yang dia minta. Masalahnya Tuhan dengan segala sifatnya, tidak selalu memberikan secara langsung dan persis apa yang diinginkan oleh hambanya, tapi sebuah jalan. Hal ini diperparah dengan salah penafsiran oleh orang awam dari cerita quran atau orang soleh. Nah, pada buku ini sangatlah cocok untuk orang awam untuk belajar apa itu doa sebenarnya.

Penulis sendiri memisahkannya dengan tiga aspek yaitu Doa, Syukur, dan Sabar. Sesuatu yang biasa terdengar oleh ucapan seseorang yang selama ini salah diartikan. Doa adalah permohonan dari hamba ke Tuhan. Permintaan ini harus jelas, untuk menguatkan tekat. Syukur bukan sekedar ucapan melainkan sebenarnya syukur itu sendiri sebuah aksi (dinyatakan) dengan melakukan suatu yang berkaitan dengan Doa tadi. Sabar, sekali lagi bukan ucapan, namun aksi, sebuah usaha untuk tidak keluar dari aturan yang agama berikan dengan kondisi yang ada saat ini. Dengan demikian tiga aspek tersebut melebur menjadi satu keyakinan bahwa Tuhan mengabulkan Doa hambanya. Untuk menjadi yakin doa itu terkabulkan maka perlu adanya sikap berprasangka baik. Prasangka baik ini menjadi sebuah motivasi untuk menghilangkan kekhawatiran, kecemasan, dan juga meningkatkan kewaspadaan akan doa yang telah dan akan datang.

Sedangkan yang terakhir adalah Al-quran itu sendiri. Kitab suci tersebut akan menjadi amplifier, yang akan menguatkan dan terus menjaga sang hamba agar tetap pada jalannya. Dalam usaha mencapai doa yang dia pinta kepada Tuhan. Penulis banyak sekali memberikan contoh-contoh ayat dalam quran atau hadis yang menjadi penyemangat untuk kemajuan hamba. Karena segala sesuatunya dijelaskan dan dengan segala sifat Tuhan.

Dengan demikian law of attraction adalah sang individu tersebut "memiliki kekuatan positif" dari berprasangka baik, tiga aspek tersebut, dan quran sebagai penguatnya. Dengan begitu individu tersebut terjaga dari segala macam hal yang akan menggoyahkannya, dan alam semesta pun ikut tunduk melayaninya. Itu disebabkan oleh Tuhan yang meridhai doanya.


Minggu, 30 Maret 2025

1446H Sekolah Satu Bulan

Hari terakhir ramadhan disibukkan dengan membelanjakan harta untuk zakat fitr. Sebuah langkah akhir untuk menyempurnakan ibadah puasa. Satu yang dirasakan adalah keengganan untuk mengeluarkan harta karena memiliki keinginan tertentu, layaknya seorang bocah yang merengek meminta mainan. Tapi kali ini nafsu harus kalah demi menyempurnakan dan menyucikan diri agar tidak terbiasa terikat dengan harta atau nafsu. Sebenarnya ini adalah latihan, dan praktek yang sesungguhnya setalah ramadhan ini selesai. Seberapa lama akan bertahan?

Kamis, 30 Januari 2025

Psychology of Money by Morgan Housel

Penulis menceritakan hasil pengalaman dan pengamatannya dari beberapa orang selaku pebisnis yang awalnya dari nol menjadi kaya raya dan terus bertambah, ada pula yang sudah kaya namun serakah, ada pula yang hanya diam saja tapi tetap kaya, ada juga yang kelihatannya miskin tapi punya banyak duit, dan segala macam kelakuan orang berduit dengan duitnya. Dan pengaruh dunia dalam pergerakan ekonomi dan finansial para pemegang harta.

Beliau bercerita orang biasanya melihat harta dari nominal, tampilan, atau harta yang mereka miliki. Tapi sedikit sekali orang yang mau memikirkan bagaimana orang itu bisa kaya, dari mental, perilaku, kecerdasan, dsb. Yang intinya secara psikologisnya dan spiritual mereka miliki.

Banyak harta ≠ kaya

Apa yang orang lihat adalah harta, tapi kekayaan apa yang mereka sembunyikan. Orang dengan tampilannya mewah bisa dinilai hartanya. Seperi kendaraannya, pakaian, rumah, makanan, dsb. Tapi kekayaan seperi aset, rekening, pendapatan, bisnis, dll. tidak bisa terlihat oleh umum.

Menjadi kaya bukanlah seperti menang lotre atau judi, tiba-tiba mendapatkan uang yang banyak. Melainkan seperti menanam pohon yang akan menghasilkan banyak buah. secara perlahan menanam, merawat, dan terakhir panen. Dalam proses yang panjang inilah yang menjadikan orang itu pantas kaya. Bukan secara harta tapi secara kemampuan dalam mengolah harta yang menjadikan orang itu kaya.

Rendah diri. Tidak gampang terpengaruh dengan segala godaan ketika banyak harta, atau saat jauh miskin. Sehingga dengan sesama manusia dapat saling menghargai, sebab beberapa dari mereka ada yang beruntung dan ada yang tidak. Maka dari itu tidak perlu memperlihatkan kemewahan.

Tahu batasan. Uang adalah jembatan antara nafsu & pendapatan. Dapat menahan diri dari pengeluaran, tahu akan kebutuhan dan tahu apa yang harus dibelanjakan. Mengatur keuangan agar mendapatkan ketenangan jiwa. Tetap tabungkan untuk mengantisipasi bila terjadi krisis, masih dapat bertahan hidup.

Memaafkan kegagalan. Menganggap kegagalan adalah hal yang lumrah (biasa) dalam berbisnis. Dimaksudkan agar tidak kepikiran terus-menerus yang justru membuat anda terpuruk. Seberapapun anda kehilangan harta, jadikanlah pelajaran.

Waktu adalah harta yang semua orang punya, tapi apakah anda dapat memanfaatkannya? Waktu sangatlah penting untuk orang kaya, sebab kesempatan tidak pernah kembali. Gunakan waktu untuk menghasilkan uang. Kemudian gunakan uang untuk membeli waktu. Time is money.

Menentukan tujuan, uang anda mau diapakan? butuh kecerdasan finansial untuk ini. Sebab ada resiko yang harus ditanggung dan itu akan melibatkan fisik dan mental. Hal ini juga berpengaruh ke anggota keluarga dari sikap yang anda ambil. Sedangkan apa saja bisa terjadi di masa depan, persiapan apa yang sudah diterapkan? Pelajari situasi yang sudah terjadi sebelumnya. Dengan kata lain harus berhati-hati. Bersabar lebih baik dari pada menyesal kemudian. Karena kali ini bisa saja berbeda.

Semua orang punya gaya finansial yang berbeda, hargai itu, dan temukan gaya finansial anda sendiri. Karena setiap orang punya tujuan dan keinginan yang berbeda dengan uang mereka. Maka dari itu, cara mereka belum tentu cocok untuk anda. Lebih baik temukan cara anda sendiri.

Kemana kekayaan akan membawa anda? Banyak orang kaya dengan mental mereka, uang sisa bukan disimpan untuk pribadi. Selaku poin pertama dan kedua. Uang sisa mereka selalu dikeluarkan untuk kepentingan kemanusiaan. Menyumbangkan dana (memodalkan) ke semua jangkauan yang sekiranya saling memberi manfaat yang akan berdampak besar.